ISAK 10 “Program Loyalitas Pelanggan”

1. Dgn diadopsinya IAS 18: Revenue menjadi PSAK 23: Pendapatan maka IFRIC & SIC yg terkait perlu utk diadopsi utk melengkapai adopsi IAS 18.

2.Untuk itu, DSAK memandang perlu untuk mengdopsi IFRIC 13: Customer Loyalty Programmes menjadi ED ISAK 10: Program Loyalitas Pelanggan.

3.ISAK 10 merupakan interpretasi dari PSAK 25, PSAK 23 & PSAK 57

4.Entitas harus menerapkan Interpretasi ini untuk periode laporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2011.

5.Perubahan dalam kebijakan akuntansi harus dicatat sesuai PSAK 25

6.Panduan Aplikasi ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari ISAK 10.

7a.Program loyalitas pelanggan digunakan entitas untuk memberikan insentif kepada pelanggan utk membeli barang atau jasa mereka.
7b.Jika pelanggan membeli barang atau jasa, entitas akan memberikan penghargaan kredit kepada pelanggan (seringkali disebut sebagai “poin”).

8a.Interpretasi ini berlaku untuk penghargaan kredit loyalitas pelanggan yang diberikan oleh:
8b.a) entitas yang memberikan penghargaan kepada pelanggannya sbg bagian dari transaksi penjualan, yaitu penjualan barang,
8c.pemberian jasa atau penggunaan aset entitas oleh pelanggan, b) tergantung pemenuhan atas setiap kondisi lebih lanjut yg dipersyaratkan,
8d.pelanggan dapat menukar barang atau jasa secara gratis atau dengan potongan harga dimasa yang akan datang.

9a.Interpretasi ini membahas beberapa hal, yaitu: (a) apakah kewajiban entitas untuk memberikan barang atau jasa secara gratis atau dgn
9b.potongan harga (“penghargaan”) pada masa depan harus diakui dan diukur (b) jika imbalan dialokasikan untuk penghargaan kredit

10a.Entitas harus menerapkan PSAK 23 dan mencatat penghargaan kredit sebagai komponen yang diidentifikasikan secara
10b.terpisah atas transaksi penjualan pada saat diberikan (saat “penjualan awal”).

11a.Imbalan yang dialokasikan terhadap penghargaan kredit harus diukur dengan mengacu pada nilai wajarnya,
11b.yaitu jumlah penghargaan kredit jika dijual secara terpisah.

12a.Jk entitas sendiri yg memberikan penghargaan tsb, maka entitas hrs mengakui imbalan yg dialokasikan terhadap penghargaan kredit sbg
12b.pendapatan pd saat penghargaan kredit ditukar dan entitas telah memenuhi kewajiban pemberian penghargaan.

13a.Jika pihak ketiga yang memberikan penghargaan, entitas hrs menetapkan apakah entitas mengakumulasi imbalan yg dialokasikan terhadap
13b.penghargaan kredit utk kepentingan sendiri (yakni sebagai prinsipal dalam transaksi tersebut) atau untuk
13c.kepentingan pihak ketiga (yakni sebagai agen untuk pihak ketiga).

14a.Jika pada suatu saat, biaya yang tidak dapat dihindari utk memenuhi kewajiban dalam memberikan penghargaan diperkirakan akan
14b.melebihi imbalan yang  diterima dan yg dpt ditagihkan (yakni imbalan yang dialokasikan terhadap penghargaan kredit pada penjualan awal,
14c.belum diakui sebagai pendapatan dan juga setiap imbalan selanjutnya yang dapat diterima ketika pelanggan menukar
14d.penghargaan kredit), maka entitas mempunyai kontrak yang memberatkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s