ISAK 11 “Distribusi Aset Nonkas Kepada Pemilik”

1a.Dgn diadopsinya IFRS 5: Non-current Assets Held for Sale and Discontinued Operations menjadi
1b.PSAK 58 (revisi 2009): Aset Tidak Lancar yang tersedia untuk dijual dan Operasi  yang Dihentikan
1c.maka IFRIC dan SIC yang terkait perlu utk diadopsi utk melengkapi adopsi IFRS 5.

2a.Untuk itu, DSAK memandang perlu untuk mengadopsi IFRIC 17: Distributions of Non-cash Assets to Owners menjadi
2b.ISAK 11: Distribusi Aset Non Kas Kepada Pemilik.

3.ISAK 11 merupakan Interpretasi PSAK 22, PSAK 58, PSAK 50

4.Entitas harus menerapkan Interpretasi ini secara prospektif untuk periode laporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2011.

5.Penerapan retrospektif tidak diijinkan.

6a.Jika entitas menerapkan Interpretasi ini diterapkan sebelum 1 Januari 2011, maka entitas harus mengungkapkan
6b.fakta tersebut dan juga harus menerapkan PSAK 58

7a.Terkadang entitas mendistribusikan aset selain kas (aset non kas) sebagai dividen kepada pemilik* yang bertindak dalam
7b.kapasitasnya sebagai pemilik.

8a.Standar Akuntansi Keuangan (SAK) tidak memberikan panduan bagaimana entitas harus mengukur
8b.distribusi kepada pemilik (umumnya sebagai dividen).

9a.Interpretasi ini diterapkan untuk distribusi searah (nonreciprocal) aset oleh entitas kepada pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik:
9b.distribusi aset nonkas, distribusi yang memberikan pilihan kepada pemilik untuk menerima aset nonkas atau alternatif kas.

10.Interpretasi ini hanya diterapkan untuk distribusi dimana semua pemilik pada kelompok instrumen ekuitas yang sama diperlakukan sama.

11.Interpretasi ini tidak diterapkan untuk distribusi aset nonkas yang dikendalikan oleh pihak yang sama sebelum dan sesudah distribusi.

12.Interpretasi ini tidak berlaku ketika aset nonkas dikendalikan oleh pihak yang sama baik sebelum dan sesudah distribusi

13a.Interpretasi ini tidak diterapkan ketika entitas mendistribusikan sebagian dari kepemilikannya pada entitas anak namun
13b.mempertahankan pengendalian atas entitas anak.

14.Interpretasi ini hanya mengatur akuntansi oleh entitas yang melakukan distribusi aset nonkas.

15a.Interpretasi ini membahas hal-hal berikut: (a) Kapan entitas harus mengakui utang dividen? (b) Bagaimana entitas mengukur utang dividen?
15b.(c) Ketika entitas menyelesaikan utang dividen, bagaimana entitas mencatat perbedaan antara nilai tercatat aset yang
15c.didistribusikan dan nilai tercatat utang dividen?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s